Tips Atasi Nyeri Panggul saat Hamil

4/5 - (3 votes)

Umumnya nyeri panggul terjadi akibat meningkatnya hormon estrogen, progesteron, dan relaxin. Hal itu menyebabkan ligamen yang ada di panggul menjadi lebih lunak dan menyebabkan panggul jadi terasa nyeri.

Rasa sakit di area panggul bisa terasa mulai dari awal hingga akhir kehamilan. Nah Moms, dikutip dari Verywell Family, untuk mengatasi rasa nyeri tersebut, Anda bisa melakukan beberapa cara ini.

1. Pakai Sabuk Penyangga Perut Ibu Hamil
Untuk membuat panggul Anda tetap stabil, cobalah gunakan sabuk penyangga perut ibu hamil. Ini akan membantu meringankan sakit di punggung juga, Moms. Sebuah studi merekomendasikan bahwa sabuk penyangga perut yang fleksibel bisa membantu mencegah cedera lebih parah bagi ibu hamil yang memiliki panggul kurang stabil.

2. Akupuntur
Tak ada salahnya untuk menanyakan rekomendasi akupuntur kepada dokter. Ya Moms, ada beberapa rumah sakit yang menyediakan pelayanan akupunktur untuk ibu hamil. Akupuntur bisa membantu mengatasi nyeri panggul, walau butuh waktu yang panjang.

3. Hindari Penyebab Sakit
Hindari situasi yang menyebabkan rasa sakit bertambah parah. Misalnya, duduk terlalu lama dengan posisi yang salah. Selain itu, Anda juga harus menghindari berdiri dalam waktu yang lama, Moms.

Jika harus berdiri, kenakan sepatu dengan sol rata dan cobalah untuk tetap bergerak. Untuk mencegah rasa sakit ketika bangun dari duduk atau ketika duduk, Anda bisa menggunakan bangku kecil atau kotak untuk menopang kaki saat berdiri dan duduk.

4. Olahraga Fisik Ringan
Cobalah berkonsultasi dengan dokter tentang bentuk-bentuk olahraga yang bisa membantu meringankan rasa pegal di panggul. Misalnya, berapa lama waktu berenang yang dianjurkan untuk meredakan rasa sakitnya.

5. Pemberian Obat-obatan
Mungkin ini adalah opsi terakhir bila rasa sakitnya sangat mengganggu, Moms. Konsultasikan dengan dokter tentang perawatan medis apa yang bisa membantu Anda untuk mengatasi nyeri panggul. Jangan membeli obat penghilang rasa sakit sendiri tanpa pengawasan dokter, sebab hal itu bisa membahayakan kehamilan Anda.

Meski tidak nyaman, nyeri panggul sebenarnya akan hilang dengan sendirinya mendekati waktu persalinan dan setelah melahirkan karena produksi relaxin berhenti. Tapi jika Anda tidak membaik selama beberapa minggu setelah bersalin, berkonsultasilah dengan dokter. Dokter mungkin akan melakukan skrining atau terapi fisik untuk membantu menguatkan otot di area tulang kemaluan.

Sumber: kumparan

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lidah Buaya, Tanaman Dengan Segudang Manfaat

Lidah Buaya, Tanaman Dengan Segudang Manfaat

Siapa yang tidak tahu tanaman lidah buaya? Tanaman yang dikenal juga dengan nama aloe vera telah digunakan sejak zaman Mesir kuno dan menjadi rahasia kecantikan ratu Mesir, Cleopatra. Walaupun bentuknya tampak tajam dan berduri, lidah buaya memiliki segudang manfaat...

Sukses Bayi Tabung dengan Akupuntur

Tidak semua pasangan suami istri beruntung langsung mendapatkan keturunan. Banyak juga pasangan di luar sana yang sulit memiliki keturunan. Akibatnya, beberbagai cara pun dilakukan demi bisa memiliki keturunan. salah satunya adalah dengan terapi akupuntur. Menurut...